Tips Kesehatan

Berikut 10 Manfaat Ikan Gabus Berdasarkan Kandungan Gizinya

lihat foto
Ikan Gabus. Foto: HO/Diskan Kutai Barat
Ikan Gabus. Foto: HO/Diskan Kutai Barat

BorneoFlash.com, KESEHATAN - Ikan gabus memiliki berbagai macam khasiat yang baik untuk kesehatan. Salah satu manfaat ikan gabus adalah mempercepat penyembuhan luka. Selain mudah ditemukan di perairan Indonesia, ikan gabus dapat diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat.

Pemanfaatan ikan gabus saat ini tak terbatas pada bahan aneka masakan. Jenis ikan ini sudah mulai dimanfaatkan untuk aneka industri, seperti farmasi, kosmetik, maupun industri yang sebagian besar bahan produksinya berasal dari biota perairan.

Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak digemari masyarakat. Jenis ikan ini sudah lama menjadi bagian dari tradisi kuliner Indonesia, terutama di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Selain rasanya yang enak, ikan ini dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Manfaat ikan gabus untuk kesehatan sudah banyak dibahas di berbagai penelitian.

Berikut ini 10 manfaat ikan gabus untuk kesehatan yang perlu diketahui berdasarkan kandungan gizinya:

1. Sumber Protein Hewani

Kandungan gizi pada ikan gabus sebenarnya tak jauh berbeda dengan jenis ikan air tawar lainnya. Meski demikian, ikan gabus mengandung lebih banyak protein daripada jenis ikan lainnya.

Mengutip buku Budi Daya Ikan Gabus dan Keampuhannya karya Heri Haryanto, kadar protein ikan gabus lebih tinggi dibanding dengan ikan mas, tawas, dan lele yang sering dikonsumsi masyarakat.

Kandungan protein ikan gabus mencapai 20 gram sama dengan ikan bandeng. Ikan ini juga memiliki kandungan protein kolagen yang lebih rendah dari dibandingkan dengan daging ternak.

Rendahnya kandungan kolagen tersebut membuat daging ikan ini mudah dicerna oleh bayi maupun orang tua lanjut usia.


2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Manfaat ikan gabus lainnya, yaitu sebagai sumber nutrisi albumin yang dibutuhkan manusia. Mengutip dari buku Ikan Gabus: Budi Daya dan Pasca Panen oleh Rahmat Rukmana dan Herdi Yudirachman, albumin merupakan jenis protein terbanyak yang mencapai kadar 60% yang bersinergi dengan mineral.

Kandungan tersebut dibutuhkan tubuh untuk perkembangan sel atau pembentukan jaringan sel baru seperti akibat luka bakar, luka akibat operasi, hingga penyembuhan penyakit infeksi yang mengalami hypoalbuminemia atau kadar albumin plasma yang rendah.

3. Terapi Nutrisi Pasien Penyakit Komplikasi

Kandungan albumin pada ikan gabus juga dapat digunakan untuk terapi nutrisi untuk pasien penyakit komplikasi seperti kanker, gagal ginjal, stroke, tuberculosis, hepatitis, thypus, nephritic syndrome, tonsitilis, patah tulang, gastritis, hingga thalassemia minor.

Beberapa rumah sakit sudah memanfaatkan jenis ikan ini sebagai salah satu makanan pasien karena kaya akan nutrisi baik.

4. Sebagai Sumber Energi dan Pembentukan Massa Otot

dikutip dari buku Misteri Ikan Gabus oleh Eddy Suprayitno, beberapa penelitian menunjukkan kandungan kalori dan protein yang tinggi dalam ikan gabus membuat ikan ini menjadi pilihan sempurna untuk meningkatkan energi tubuh.

Tingginya protein ikan gabus dapat memberikan kontribusi besar dalam proses pembentukan massa otot. Dengan demikian, ikan ini sangat cocok dikonsumsi atlet maupun orang yang ingin meningkatkan kebugaran.

5. Menjaga Kepadatan Tulang

Ikan gabus juga menjadi sumber kalsium dan fosfor alami untuk tubuh. Ikan gabus segar memiliki kandungan kalsium 62,00 mg dan fosfor 176 mg. Dua kandungan tersebut dapat membantu membangun dan menjaga kekuatan tulang.

Kandungan kalium dari ikan gabus dapat memaksimalkan pemeliharaan tulang dengan mencegah kehilangan kalsium melalui urine secara berlebihan.

6. Membantu Pertumbuhan Balita

Kekurangan albumin pada anak-anak dapat menyebabkan nutrisi tidak disebar secara baik ke seluruh tubuh. Akibatnya, pertumbuhan anak akan terhambat. Albumin dapat meningkatkan perkembangan otak, terutama pada balita.


Anak-anak maupun balita yang mengkonsumsi daging ikan gabus secara teratur dapat mengalami peningkatan berat badan dan hemoglobin darah. Zat besi dalam ikan gabus sendiri mencapai 0,90 mg. Dengan begitu, anak-anak dapat terhindar dari gejala anemia.

7. Membantu Penyembuhan Autis

Autis merupakan salah satu penyakit kelainan mental dan saraf. Ikan gabus menjadi salah satu makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi penderita autis. Mengkonsumsi ikan gabus secara teratur dipercaya dapat membantu penyembuhan autis.

Otak anak yang mengalami gangguan tersebut akan mulai mendapat nutrisi yang cukup. Mental dan saraf yang terganggu diharapkan bisa menjadi normal kembali meskipun dibutuhkan proses yang panjang.

8. Menjaga Metabolisme Pencernaan

Daging ikan gabus memiliki struktur yang lebih mudah dicerna dibandingkan sumber protein lainnya. Oleh karena itu, mengonsumsi ikan gabus tidak akan memperberat proses pencernaan.

Lebih lanjut, ikan gabus memiliki protein kolagen lebih rendah dibanding kadar protein yang terkandung pada daging, yaitu sekitar 3-5 persen dari total kandungan protein kolagen.

9. Memperbaiki Gangguan Gizi

Gangguan tumbuh kembang pada anak sering kali disebabkan oleh asupan gizi yang kurang baik. Mengkonsumsi ikan gabus secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan. Namun, pengolahannya harus diseimbangkan dengan komponen gizi lainnya.

10. Menjaga Kesehatan Mata

Mengkonsumsi ikan gabus dapat menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula yang terkait dengan pertambahan usia. Ikan ini memiliki kandungan vitamin A yang tinggi.

Vitamin A merupakan komponen penting untuk memelihara fungsi retina mata. Vitamin A juga dapat menjaga kornea mata tetap jernih dan membuatnya tetap lembab. Dengan begitu, kesehatan mata pun tetap terjaga.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar