BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud bersama istri Hj Nurlena Rahmad dan didampingi putri sulung Cindara Mas'ud menerima penganugerahan istimewa dari Keraton Kasunanan Surakarta, Solo, Jawa Tengah.
Sultan Keraton Kasunanan Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII yang memiliki nama GRM. Surya Partana/KGPH. Hangabehi memberikan secara langsung penghargaan Budaya Gelar Ningrat Kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) kepada Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud, di Keraton Kasunanan Surakarta, Solo, Jawa Tengah pada hari Sabtu (2/3/2024).
Gelar prestisius ini diberikan kepada kepala daerah yang dianggap berjasa dalam melestarikan budaya daerah dan telah menjaga keberagaman di wilayah Jawa, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Mudah-mudahan gelar yang kami terima dapat menjadi salah satu jalan menebar manfaat dalam melestarikan kebudayaan menjaga kemajemukan di Nusantara," jelas Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud, melalui media sosial pribadinya, pada hari Minggu (3/3/2024).
Pemberian gelar ini membuktikan bahwa peran aktif Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud dalam mempromosikan dan melindungi kekayaan budaya Indonesia telah diakui secara luas. Diharapkan semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk turut serta dalam menjaga dan memperkaya warisan budaya Indonesia.
Saat pemberian penghargaan turut dihadiri para tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah setempat dan disambut hangat oleh warga Solo. “Semangat untuk melestarikan budaya dan menjaga keberagaman semakin terpupuk dengan adanya penghargaan ini," ucapnya.
Ketua Paguyuban Brebes, Tegal, Pemalang (Bergalang) Kota Balikpapan, Suntoro merasa bangga, dengan diberikannya anugerah gelar kehormatan "Kanjeng Raden Tumenggung" kepada Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud dari Keraton Kasunanan Surakarta, Solo, Jawa Tengah.
Sebagai warga perantauan yang sudah menetap lama di Kota Balikpapan merasakan langsung kondusifitas Kota Balikpapan, yang memiliki beragam suku budaya seluruh bangsa.
“Kita tau Kota Balikpapan ini miniaturnya Indonesia, semua suku bangsa hampir seluruhnya ada di Indonesia. Kehidupannya sangat rukun dan damai, semua elemen masyarakat selalu berupaya menjaga kondusifitas Kota Balikpapan. Sangat luar biasa," ujarnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar