“Kita melakukan pemasangan karung berisi pasir, dengan tujuan untuk menahan arus air yang masuk membawa sedimen yang mana itu dibutuhkan oleh mangrove. Kita disini tidak menanam satu jenis mangrove saja tetapi juga menebarkan beberapa bibit, dengan harapan variasi jenisnya lebih gampang tercapai dan porsentase tumbuhnya lebih tinggi," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Aspotdirga Marsekal Muda TNI, Andi Wijaya mengatakan, sangat penting melakukan penanaman mangrove di kawasan pantai, sebagai upaya menjaga fasilitas TNI AU dengan menahan laju abrasi.
“Jadi kita serahkan ke ahlinya dalam hal ini BRGM, untuk melatih dan mendidik personel TNI AU Lanud Dhomber dalam memelihara, menjaga dan merawat tanaman mangrove yang ditanam," katanya.
Diharapkan, personel TNI AU punya pemahaman dan keahlian, karena dalam penanaman mangrove ini tidak hanya sekedar menanam begitu saja tetapi perlu keahlian tersendiri.
Pihaknya juga akan melibatkan warga sekitar untuk bersama-sama menjaga dan merawat tanaman mangrove tersebut, sehingga tanaman ini kedepannya bisa dimanfaatkan secara bersama-sama.
"Mari kita berkolaborasi, sehingga tidak hanya kita saja. Kita juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya ekosistem mangrove itu untuk masyarakat," ujarnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar