Ketika harga komoditas naik gaji juga meningkat. Namun saat harga komoditas menurun, "banyak yg mengeluh pendapatannya berkurang," katanya.
Produktivitas Berbagai Sektor Harus Didukung
Kedua, Bhima mengatakan pemerintah harus selektif memberi insentif perpajakan dan insentif non-pajak yang bersifat padat karya seperti pertanian dan sektor pengolahan.
Di sektor pengolahan, Bhima mengatakan saat ini terdapat fenomena sulitnya kenaikan gaji imbas mengecilnya kesempatan kerja di sektor pengolahan.
"Fenomena ini berkaitan dengan deindustrialisasi prematur. Porsi dari industri manufaktur terhadap produk domestik bruto terus menurun. Bahkan mencapai titik terendah dibanding 32 tahun yang lalu," ucap Bhima.
Alumni Universitas Bradford, Inggris ini lantas menilai bahwa pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang all out mendukung hal tersebut.
Hal lain yang juga menjadi catatannya, adalah serapan tenaga kerja lokal harus tinggi di sektor hilirisasi. Kemudian pengendalian barang-barang impor untuk sektor pertanian. Serta pemberian pupuk subsidi yang lebih besar.
"Teknologi tepat guna dan pengembangan varietas benih unggul juga diperlukan agar sektor pertanian bisa menyerap tenaga kerja lebih besar. Hasilnya adalah pendapatan lebih besar dan terciptanya ketahanan pangan nasional," ucapnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar