"Kita jangan sampai menjadi penonton di rumah sendiri. Orang-orang Balikpapan harus mempersiapkan diri, supaya mampu bersaing," terang wanita yang memiliki dua anak.
Sebagai pelaku usaha, dirinya bekerja sama dengan SMA/SMK untuk meningkatkan keterampilan khususnya memasak. Akan tetapi, tidak semua anak menyukai bidang memasak.
"Dibidang kewirausahaan, mereka dilatih membuat produk sampai mereka belajar mengenai penjualan. Itu sekolah yang membiayai," ungkap wanita berusia 46 tahun ini.
Ini penting dilakukan untuk membangun keterampilan anak-anak Kota Balikpapan. Disaat anak-anak lulus dari sekolah dan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, maka anak-anak ini sudah mempunyai bekal untuk bisa membuka UMKM sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
"Kita bina UMKM di Balikpapan Utara sudah 200 UMKM," ucap ibu yang mempunyai motto hidup menjadi manusia yang bermanfaat bagi sebanyak-banyak umat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar