Otorita IKN

Otorita IKN Tarik Minat Pebisnis Kazakhstan untuk Bangun Kota Cerdas dan Berkelanjutan di IKN

lihat foto
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono berbicara di Forum Investasi bertemakan “Investing in Indonesia’s Future Capital: Smart and Sustainable Forest City Nusantara” di Astana, Kazakhstan, pada Selasa (4/7/2023). Foto: BorneoFlash.com/Ist.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono berbicara di Forum Investasi bertemakan “Investing in Indonesia’s Future Capital: Smart and Sustainable Forest City Nusantara” di Astana, Kazakhstan, pada Selasa (4/7/2023). Foto: BorneoFlash.com/Ist.

BorneoFlash.com, KAZAKHSTAN - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono berbicara di Forum Investasi bertemakan “Investing in Indonesia’s Future Capital: Smart and Sustainable Forest City Nusantara” di Astana, Kazakhstan, pada Selasa (4/7/2023).

Dalam kesempatan ini Bambang mengajak para investor dari Kazakhstan untuk berpartisipasi dalam membangun ibu kota baru Indonesia di Nusantara.

Forum dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Kazakhstan Fadjroel Rachman, dirinya berharap dengan adanya forum ini hubungan kerja sama bilateral Indonesia (Nusantara) dengan Kazakhstan (Astana) kedepannya dapat berjalan baik.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Prof. Mohammed Ali Berawi dan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Agung Wicaksono juga turut mengisi forum tersebut sebagai pembicara pada sesi panel, yang dimoderatori oleh Kedutaan Besar RI di Astana Gustaf Daud Sirait.

Di awal paparannya, Bambang menyampaikan kepada para investor dari Kazakhstan, bahwa pemerintah Indonesia terus membuka berbagai peluang untuk para investor dari luar negeri untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Forum Investasi bertemakan “Investing in Indonesia’s Future Capital: Smart and Sustainable Forest City Nusantara” di Astana, Kazakhstan, pada Selasa (4/7/2023). Foto: BorneoFlash.com/Ist.
Forum Investasi bertemakan “Investing in Indonesia’s Future Capital: Smart and Sustainable Forest City Nusantara” di Astana, Kazakhstan, pada Selasa (4/7/2023). Foto: BorneoFlash.com/Ist.

“Otorita menyambut kontribusi dalam berbagai bentuk investasi langsung dan public-private partnership (PPP). Kami juga terbuka untuk mengeksplorasi berbagai jenis pembiayaan kreatif, seperti blended financing dan mekanisme crowd funding,” ungkap Bambang.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar