Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi gerakan yang masif dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan menimbang bahwa Kabupaten Tabalong termasuk wilayah yang dilalui sungai besar dan panjang.
HSSE Superintendent PEP Tanjung Field, Supriyadi mengungkapkan komitmen Perusahaan untuk menjalankan operasi migas yang selamat, handal, ramah lingkungan, dan patuh terhadap seluruh peraturan yang berlaku sesuai dengan penerapan prinsip ESG (Environment, Social, dan Governance).

Menurut Supriyadi, GBS menjadi momentum yang baik bagi Perusahaan untuk berbagi pengetahuan dengan pemangku kepentingan, sehingga dapat membangun kesadaran dan kepedulian Perwira dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Selain itu, GBS juga menjadi sarana Perusahaan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan pemerintah desa.

”Kami menyadari bahwa sungai bukan sekadar aliran air, melainkan aliran kehidupan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (*)






