BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pengguna narkoba di Kota Balikpapan, yang mayoritas usia dibawah 30 tahun tercatat banyak melakukan rehabilitasi di Yayasan Generasi Insan Nusantara (GIN), yang beralamat di Perumahan Graha Permata Residence Kampung Timur kecamatan Balikpapan Utara.
Hal ini disampaikan Pembina Yayasan Generasi Insan Nusantara, Abdul Wahid saat ditemui di Balai Kota, Selasa (21/2/2023).
Abdul menyebutkan klien yang melakukan rehabilitasi baik rawat jalan maupun rawat inap terhitung sekitar 1000 orang. Mirisnya, klien terdapat anak-anak yang masih berstatus sekolah.
"Orang tuanya yang konseling ke yayasan kami bagaimana bisa dipulihkan, jangan sampai mereka diputus dari tempat sekolah. Itulah tujuan kita mensosialisasikan bahwa orang-orang korban penyalahgunaan narkotika ini jangan kita anggap premanisme atau lainnya. Bagaimana kita ingin memulihkan," terangnya.
Tak hanya rehabilitasi, yayasan sosial ini juga membukakan pekerjaan sesuai dengan keahlian yang dimiliki, seperti buka usaha bengkel, teknisi AC dan ada juga yang bekerja ke luar Kota Balikpapan.
"Kami membuka lapangan pekerjaan, membangun jaringan untuk perusahaan, salah satunya kami melaporkan kepada pemerintah kota supaya tidak kembali perbuatan itu. Tetap dalam pengawasan kita," ujar Abdul.
Klien yang ditangani oleh yayasan ini semua warga Balikpapan. Untuk itu, pihaknya meminta kepedulian pemerintah dan stakeholder terhadap penanganan narkoba. "Kalau kita tidak peduli, nggak bisa memulihkan," katanya.
Apalagi adanya pemindahan Ibu Kota Negara di Provinsi Kaltim tentunya akan berdampak juga pada peredaran narkoba.
"Kita lihat di media, hampir tiap hari narkoba. Kita ingin memulihkan mereka. Itu tujuan kita," imbuhnya.
Adapun petugas yang terlibat di yayasan sosial ini sebanyak 10 orang diantaranya konselor, dokter. Yayasan swasta ini berdiri karena melihat banyak pengguna narkoba di Kota Balikpapan mulai dari anak-anak.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar