DPRD Provinsi Kaltim

Syafruddin: Wawasan Kebangsaan Empat Pilar Jadi Pondasi Hidup Bangsa Indonesia 

lihat foto
Anggota DPRD Provinsi Kaltim Syafruddin, S.Pd  menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada warga RT 59 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (22/1/2023) malam. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Anggota DPRD Provinsi Kaltim Syafruddin, S.Pd  menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada warga RT 59 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (22/1/2023) malam. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Untuk mengingatkan kembali wawasan kebangsaan empat pilar kepada masyarakat, khususnya Kota Balikpapan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Syafruddin, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada warga RT 59 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (22/1/2023) malam.

Sosialisasi dihadiri Danramil 0905-01, Mayor Czi Eko Miyanto; Lurah Gunung Samarinda, Tarso; Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda, Halili Adinegara; Anggota DPRD Kota Samarinda, Damayanti; Ketua RT 59 Gunung Samarinda, Sutrisno.

Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Syafruddin menyampaikan bahwa tujuan dari Sosialisasi Kebangsaan empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, agar warga bangsa memiliki kekuatan melawan pengaruh atau ancaman yang ingin memecah belah bangsa, baik yang datang dari dalam maupun dari luar.

"Saya sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim mendapat tugas dari negara, untuk mengingatkan kembali tentang wawasan kebangsaan empat pilar. Inilah pondasi hidup kita berbangsa yang menjadi kekuatan kita," jelasnya kepada warga RT 59 Kelurahan Gunung Samarinda.

Di ketahui, Indonesia merupakan bangsa terbesar keempat di dunia, akan tetapi masyarakat Indonesia selalu damai, rukun. "Kedamaian yang kita alami ini adalah warisan leluhur kita. Rujukan berbangsa itu adalah Pancasila, yang mengatur tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara itu adalah UUD 1945," terangnya.

Itulah yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Kondisi ini agar terus dipelihara agar tidak mudah terpecah belah, supaya kebersamaan, kesatuan dan keutuhan NKRI harus tetap terjaga.

"Ini peran saya sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim sekaligus wakil rakyat, untuk terus mengingatkan kepada kita semua bahwa betapa pentingnya kerukunan, toleransi, gotong royong dalam rangka mewujudkan kehidupan yang adil, sejahtera yang adil dan damai di NKRI ini," jelas Ketua DPW PKB Provinsi Kaltim.


Sementara itu, Danramil 0905-01 Mayor Czi Eko Miyanto saat memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada warga mengatakan, pentingnya mengaplikasi wawasan kebangsaan pada kehidupan sehari-hari, yang dimulai dari anak-anak sebagai generasi muda. Pasalnya, generasi muda itu sebagai penerus bangsa.

"Kita terapkan kepada generasi muda, karena generasi muda ini menjadi incaran, target yang ingin menguasai bangsa kita dengan cara melunturkan nilai-nilai Pancasila seperti dengan cara Narkoba, minum-minuman keras, budaya asing. Itulah yang diterapkan kepada generasi muda," paparnya.

Selain itu, pentingnya mengingatkan kepada masyarakattentang wawasan kebangsaan, karena Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. "Wawasan kebangsaan sebagai pedoman pada kehidupan kita sehari supaya negara kita tidak terpecah belah," terangnya.

Yang menjadi sasaran wawasan kebangsaan itu adalah masyarakat dan komponen bangsa terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, pejabat, politik, profesi pekerjaan. "Kita sebagai warga negara memiliki bangsa ini, sehingga timbul rasa kesetiakawanan, pantang menyerah, agar dapat menangkal setiap ancaman yang timbul baik luar maupun dalam," katanya.

Ia pun berpesan kepada warga RT 59 untuk menciptakan rasa persatuan dan kesatuan ini mulai dari tingkat keluarga, lingkungan RT dan seterusnya dan untuk tidak mudah terpengaruh dengan hal yang belum mengetahui kebenaran. "Jaga keamanan minimal ada siskamling. Jaga anak-anak kita karena anak-anak adalah pengganti kita," serunya.

Sementara itu, Ketua RT 59 Kelurahan Gunung Samarinda, Sutrisno mengucapkan terima kasih atas perhatiannya kepada warga RT 59 Kelurahan Gunung Samarinda, atas wawasan kebangsaan yang diberikan pada hari ini. "Kita memohon dukungan agar kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar