Pemkab Kutai Barat

Lokakarya 7 Program PGP, FX Yapan: Dapat Membangun Atmosfer Segar dan Mewujudkan Merdeka Belajar  

lihat foto
Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan harapkan para Guru Penggerak dapat membagikan berbagai aksi nyata dan mampu membawa perubahan baik yang berdampak di seluruh lingkungan sekolah yang berada di Wilayah Kabupaten Kubar. Foto: BorneoFlash.com/Lilis.
Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan harapkan para Guru Penggerak dapat membagikan berbagai aksi nyata dan mampu membawa perubahan baik yang berdampak di seluruh lingkungan sekolah yang berada di Wilayah Kabupaten Kubar. Foto: BorneoFlash.com/Lilis.

BorneoFlash.com, SENDAWAR - Terlaksananya Festival panen hasil belajar lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan ke-4 (empat), Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan harapkan para Guru Penggerak dapat membagikan berbagai aksi nyata dan mampu membawa perubahan baik yang berdampak di seluruh lingkungan sekolah yang berada di Wilayah Kabupaten Kubar.

Dan dengan adanya lokakarya ini juga dapat membangun atmosfer segar bagi dunia pendidikan di Kubar dan mampu mengembangkan pola pikir untuk menciptakan ide-ide kreatif dalam mendorong pelaksanaan pengajaran dimana dapat berorientasi pada perubahan atau transformasi pendidikan.

"Mengangkat tema 'Panen Karya akan dilakukan juga monitoring dan evaluasi (monev) oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalimantan Timur yang bertujuan untuk memastikan kegiatan lokakarya dan Pengajar Praktikan terlaksana sesuai dengan ketentuan Program Pendidikan Guru Penggerak.

Semoga melalui kegiatan ini dapat mendukung langkah untuk mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kutai Barat kedepannya," ungkap FX Yapan.

Diuraikannya lebih lanjut menekankan agar kepada 15 peserta Calon Guru Penggerak, harus dapat memanfaatkan momen ini agar dapat meningkatkan kompetensi dalam mengelola pembelajaran yang berpihak pada murid dan dapat menciptakan murid-murid yang memiliki karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

"Besar harapan saya program ini akan membawa atmosfer segar bagi dunia pendidikan di Kutai Barat terlebih selama 2 tahun lebih terdampak pandemi tentunya berbagai upaya penyelarasan untuk kembali membuat para siswa untuk giat belajar," tuturnya di mimbar.


Bupati juga mengajak agar dapat satukan tekad, satukan hati dan satukan langkah bersinergi untuk membangun Dunia Pendidikan di Kutai Barat yang lebih maju lagi, yang siap mencetak generasi emas penerus bangsa yang kelak siap berkompetisi untuk mengejar prestasi.

"Saya yakin melalui kerjasama yang baik akan mendorong terwujudnya pendidikan Kutai Barat yang menyongsong masa depan yang lebih baik daripada hari ini.

Dan atas nama Pemerintah saya mengucapkan terimakasih kepada Balai Penggerak Provinsi Kaltim selaku Penyelenggara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat selaku Fasilitator, Para Pengajar Praktek, Para Guru Calon Penggerak.

Semoga kedepan terus meningkatkan kinerja, produktivitas serta karya nyata kita demi mendukung percepatan dan suksesnya pembangunan berkelanjutan,"tutup Bupati Kutai Barat dalam sambutannya.

Kemudian disampaikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat menjelaskan bahwa Program PGP ini dilaksanakan dalam rangka memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar yang berpotensi menjadi pemimpin pendidik.

"Waktu pelaksanaannya yaitu dimulai pada hari kemarin 14-15 oktober hari ini. Dan jumlah calon guru penggerak yakni sebanyak 15 orang. Semoga dengan festival panen hasil belajar ini para guru dapat meningkatkan komunitas belajar di sekitarnya yang mampu mewujudkan merdeka belajar bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Kubar ini,"pungkas Sekretaris Disdikbud Kutai Barat.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar