BPJS Kesehatan

Peserta JKN-KIS Kota Balikpapan Bersyukur Dapat Bantuan dari Pemerintah Kota

lihat foto
Nor Amanah, salah satu warga Kota Balikpapan yang merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Foto: HO.
Nor Amanah, salah satu warga Kota Balikpapan yang merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Foto: HO.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Saat ini masyarakat Indonesia sudah banyak memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Dalam berjalannya Program JKN-KIS, tentunya perlu didukung oleh Pemerintah Daerah. Dukungan tersebut diberikan langsung oleh Pemerintah Kota Balikpapan yang memberikan bantuan kepada warganya berupa penjaminan kesehatan gratis.

Hal tersebut disambut baik oleh salah satu warga Kota Balikpapan, Nor Amanah. Ia merupakan salah satu warga Kota Balikpapan yang merasakan bantuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini.

Selain tidak perlu memikirkan lagi ketika biaya berobat, dirinya juga sudah tidak perlu lagi memikirkan iurannya.

“Saya merasa sangat terbantu dan bersyukur dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kota Balikpapan ini. Sebelumnya saya selalu takut untuk berobat, takut biayanya besar. Tapi sekarang alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini saya bisa berobat ke rumah sakit,” kata Nor Amanah.

Beberapa waktu yang lalu ia mendapatkan perawatan untuk tindakan operasi pengangkatan benjolan di tangannya. Untuk pelayanan di rumah sakit, Ia merasakan sangat baik, baik dari dokternya, perawatnya dan lain-lainnya. Ia juga merasa tidak dibeda-bedakan dari segi pelayanannya.

Selama di rumah sakit, Ia hanya perlu memperlihatkan kartu BPJS Kesehatannya dan alhamdulillah Ia tidak membayar sepeserpun biaya pengobatannya.

Saat ini dirinya tinggal bersama anaknya yang masih duduk di bangku sekolah untuk membiayai kehidupan sehari-hari, dirinya hanya mengandalkan penghasilan yang tidak tentu dari hasil bantu-bantu tetangganya. Maka dari itu, dirinya sangat berharap bantuan ini dapat dirasakan selalu olehnya.


“Saya berharap bantuan ini bisa terus ada dan bisa bermanfaat bagi saya dan juga keluarga. Adanya kartu ini membantu saya jadi tidak takut lagi untuk berobat. Saya juga harus kontrol terus ke rumah sakit karena harus dicek lagi untuk bekas operasinya.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Balikpapan yang telah memberikan bantuan BPJS Kesehatan gratis ini,” tutup Nor Amanah.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan Sugiyanto menginformasikan terkait ketentuan penjaminan kesehatan gratis ini. Bagi masyarakat yang diajukan ke dalam jaminan kesehatan yang ditanggung oleh Pemerintah Kota Balikpapan dan memiliki tunggakan iuran.

Tunggakan masih melekat dan menjadi tanggung jawab masing-masing individu, akan tetapi tidak harus dilunasi saat didaftarkan dalam program tersebut, tunggakan tersebut bisa dicicil sebelum atau setelah menjadi peserta program penjaminan Kesehatan gratis.

“Sebagai informasi, tunggakan iuran JKN maksimal ditagihkan hanya 2 tahun saja. Misal ada yang menunggak tiga sampai empat tahun, tetap yang ditagihkan hanya 2 tahun saja.

Selain itu, untuk masyarakat Kota Balikpapan yang akan diajukan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Balikpapan dan memiliki tunggakan iuran, tidak harus melakukan pelunasan pada saat didaftarkan.

Akan tetapi kewajiban tunggakan tersebut tetap melekat menjadi kewajiban masing-masing individu dan juga kami menghimbau dapat memanfaatkan program cicilan pelunasan iuran sebelumnya yang melekat di setiap individu" ujar Sugiyanto. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar