Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan hanya menunggu instruksi dari Pemerintah pusat yang memiliki kewenangan untuk menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Jika Pemerintah pusat mengeluarkan Balikpapan PPKM level III, pastinya ada pembatasan lagi.
" Ini bukan wewenang Pemerintah Kota. Justru saya berharap seandainya pemerintah pusat melonggarkan kebijakan ini kepada Pemerintah Daerah. Saya pikir lebih baik semua tempat dibuka tapi menjalankan prokes ketat," tegasnya.
Padahal vaksinasi di Kota Balikpapan sudah mencapai 114 persen, artinya seluruh warga Kota Balikpapan sudah divaksin. Bahkan, dosis kedua sudah hampir 100 persen, vaksinasi lansia sudah 100 persen dan vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun mencapai 96 persen. Sebenarnya ini sudah baik kalau menjaga immunity warga.
"Kami harus taat juga apapun aturan dari Pemerintah Pusat dan tentunya harus kami jalankan. Insyaallah, mudah-mudahan Balikpapan tetap terlindungi," serunya.
Hal ini menjadi komitmen bersama sehingga aktivitas yang dilakukan masyarakat Kota Balikpapan dapat berjalan dengan normal.
Sementara itu, Pemilik Black Bull Billiard Nasion Lasung menyampaikan dengan dibukanya usaha ini dapat menampung warga Balikpapan dalam mencari pekerjaan, sehingga mengurangi pengangguran di Kota Balikpapan.
"Agar Bapak Walikota dapat mensupport putra putri Balikpapan yang siap membuka usaha seperti ini," pungkasnya.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar