Kemudian akan bisa kembali masuk sekolah pada hari senin (31/1/2022) jika tidak terdapat kasus tambahan yang positif.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap peserta didik yang terpapar dan hasilnya semua negatif.
"Senin kami akan lakukan lagi eksites. Jadi tesnya dua kali, karena belum tentu lima hari saat karantina tidak ada perkembangan perjalanan penyakit. Jadi dilakukan eksites lagi," ucapnya.
Hal ini seperti halnya di SMA sebelumnya entry tesnya negatif dan eksistensinya pun negatif. Pihaknya sudah melakukan tracing pada keluarga dan ditemukan satu orang keluarga yang terpapar.
"Masih kami pelajari (terpapar dari mana)," pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar