Mengetahui hal tersebut Legimin berusaha mencari bantuan dengan memberitahukan kepada warga sekitar, untuk membantu dan melaporkan kepada pihak yang berwajib.
"Ya saya langsung memberitahukan warga sekitar untuk membantu dan sekaligus untuk mengevakuasi kedua balita yang masih belum tau apa-apa tersebut"kata Legimin.
Saat ditemukan oleh warga, kondisi kedua Balita sangat memprihatinkan, terlihat lemah, dan penuh dengan luka garukan akibat gigitan nyamuk, sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Disinggung terkait suami Riskia atau Bapak dari kedua balita tersebut, Legimin mengatakan, Bapak dari balita tersebut jarang sekali terlihat, adapun sekali datang hanya sebentar, jadi jarang melakukan komunikasi.
"Terakhir terlihat sekitar tujuh hari yang lalu mengunjungi istri dan anaknya, dan hingga hari ini bapak dari balita tersebut belum terlihat dan belum mengetahui peristiwa yang menimpa keluarganya, hal ini dikarenakan tidak mengetahui keberadaannya dan tidak bisa dihubungi melalui telepon". jelasnya
Hingga saat ini keberadaan suami Riskia masih dalam pencarian pihak kepolisian untuk memberitahukan kejadian yang menimpa keluarganya, sementara itu untuk kedua putranya telah di tampung oleh tetangganya, sedangkan Jenazah ibunya sendiri sudah dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djati Wibowo Balikpapan untuk dilakukan Otopsi.
Dalam melakukan evakuasi di lapangan, Turut membantu, Polsek Balikpapan Utara, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TKSK Balikpapan Utara, PMS Batu Ampar, LPM Batu Ampar, Puskesos Batu Ampar
BorneoFlash.com/Eko
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar