Polda Kaltim

1260 Personel Gabungan Dikerahkan Untuk Pengamanan Idul Fitri 1442 H

lihat foto
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol  Herry Rudolf Nahak. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol  Herry Rudolf Nahak. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Polda Kaltim menggelar Apel gelar pasukan operasi ketupat mahakam 2021 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 H berlangsung di lapangan SPN Polda Kaltim pada Rabu (5/5/2021).

Hadir dalam Apel tersebut Gubernur Kaltim H. Isran Noor sekaligus menjadi inspektur upacara, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Pangdam VI/ Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, dan beberapa peserta apel lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Kaltim menyampaikan arahan dari Kapolri tentang pengamanan mudik hari raya tahun ini.

Usai apel Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat ditemui menuturkan.

Sebanyak 1260 personil diturunkan dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H. Yaitu gabungan TNI Polri dan stakeholder lain, seperti Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan lain-lain.

"Jadi semuanya terlibat aktif," ujarnya.

Ditanya mengenai titik lokasi yang menjadi perhatian dalam pengamanan tersebut.

Dia mengatakan, tetap menindaklanjuti arahan Kapolri yang dibacakan oleh Gubernur Kaltim.

Adapun lokasi yang disasar dalam pengamanan kali ini yaitu lokasi yang menjadi pusat keramaian.

"Pasar, mall, tempat wisata dan tempat-tempat ibadah itu yang menjadi perhatian kami," jelasnya.

Selain itu dia juga katakan, menyangkut protokol kesehatan (Prokes) terdapat empat titik yang menjadi penyekatan. Termasuk mereka yang datang dari luar provinsi Kalimantan Timur.

Lokasi tersebut, dua ada di Penajam Paser Utara (PPU), kemudian di Kutai Barat (Kubar) dan di Berau."Jadi mereka yang masuk di Kaltara, Kalteng, dan Kalimantan Selatan itu disekat," Imbuhnya.

Terkait pendirian posko sendiri, pihaknya akan menghitung daerah-daerah mana saja yang harus ada posko sebagaimana arahan yang akan ditempatkan.

"Setidaknya ada 74 posko. Dimana masing-masing posko keamanan, posko pelayanan dan posko terpadu," pungkasnya.

(/BorneoFlash.com/Eko)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar