Virus SARS-CoV-2 B117

Kemenkes Sebut B117 Cepat Menular, Kondisi Pasien Tak Berat

lihat foto
Ilustrasi Covid-19 (foto : CNNIndonesia/Safir Makki)
Ilustrasi Covid-19 (foto : CNNIndonesia/Safir Makki)

Lebih lanjut, Oscar juga menjelaskan pemerintah akan terus berupaya dalam mengembangkan penelitian dan riset serta menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional dengan metode Whole Genome Sequence (WGS).

"Kami tentunya terus berupaya mengembangkan penelitian, riset, bersama-sama dengan badan Litbangkes, riset nasional, dan juga berkomunikasi dengan badan-badan kesehatan dunia sesama negara ASEAN," pungkas Oscar.

Senada, Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Gunadi menyebut riset pada bulan Desember 2020 menyatakan tak ada kaitan antara varian virus asal Inggris ini dengan derajat keparahan pasien Covid-19.

"Riset terbaru menunjukkan bahwa varian ini meningkatkan risiko derajat berat pasien. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi," kata dia, dalam keterangannya, Kamis (4/3/2021).

Ia pun menepis isu yang menyebut bahwa varian baru tersebut kebal dari vaksin. Berdasarkan data riset, kata dia, varian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efikasi vaksin.

"Data riset menunjukkan bahwa varian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efikasi vaksin yang sudah beredar, Pfizer, Moderna, AstraZeneca, maupun Sinovac," urainya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar