Yang Perlu Dilakukan Saat Terjebak Hubungan Tidak Sehat

lihat foto
Yang Perlu Dilakukan Saat Terjebak Hubungan Tidak Sehat
Jika Anda merasa bersalah telah meninggalkan teman Anda, katakan bahwa Anda tengah membutuhkan mereka dan Anda tengah berada di posisi yang sulit bersama seseorang yang mengancam keselamatan. "Anda mungkin akan terkejut dengan jumlah orang yang sebetulnya menunggumu untuk meminta tolong. Pada dasarnya orang-orang terdekat Anda ingin yang terbaik untuk Anda," kata dia lagi.
  1. Jadilah tangguh
Pelaku kekerasan telah memutuskan untuk 'berperang' sejak momen pertama pertemuan, mereka hanya bermain taktik dan berusaha menjadi seseorang lain. Tujuannya, menghancurkan segala yang mereka anggap dapat jadi 'amunisi' korban menjadi tangguh dan kuat. Neo mengungkapkan, korban seringkali menutup mata, luput menyadari dan memaafkan pelaku lantas bekerja keras memperbaiki hubungan mereka yang tak sehat. Tapi sayang, jika mau dipikir lagi, sebanyak apapun energi dihabiskan, hubungan tak akan membaik. Sebab menurut Neo, pelaku punya tujuan yang berbeda yakni kekacauan. "Anda dapat beralih dan menganggap tengah berada di zona perang. Ubah strategi karena pelaku akan berusaha melukaimu. Jika kau masih berusaha memahaminya, kau akan kalah. Ubah mindset menjadi: 'Saya tidak akan tidur dengan merasa bersalah, ini adalah hak saya dan saya dapat menjaga diri sendiri'," saran Neo lagi.
  1. Buat rencana menyelamatkan diri
Apakah Anda tahu kontak darurat sewaktu-waktu ketika membutuhkan sesuatu? Apakah Anda mempunyai uang menganggur? Apakah Anda punya tempat yang aman--dalam rumah--untuk bersembunyi? Apa Anda telah menyiapkan tas saat kabur? Pertanyaan-pertanyaan tersebut harusnya Anda tanyakan pada diri Anda sendiri. Dan, segera siapkan. Jangan lupa untuk mengaturnya secara diam-diam dan pastikan pelaku tak mengetahui apa yang tengah direncanakan karena dia tanpa ragu akan menyabotase rencana Anda.
  1. Pikirkan diri Anda di masa depan
Rata-rata, perlu tujuh kali kejadian agar seorang korban bisa meninggalkan hubungan tak sehat. Kerap kali terjadi perang batin di tengah toxic relationship tersebut. Sementara korban gamang, pelaku selalu punya siasat untuk meminta maaf dan meyakinkan Anda bahwa dia akan berubah. "Seperti apa dirimu di masa depan? Apakah dia tampak bebas? Apakah anak-anakmu bebas? Apa Anda mau anak-anak Anda tumbuh menjadi psikopat? Bayangkan diri Anda di masa depan yang bebas, raih gambaran tersebut dan itu akan membantumu," ucap Neo. Sumber : CNN Indonesia
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar