BorneoFlash.com - Seorang bocah berusia 12 tahun tewas setelah tenggelam di Bendali V dekat perumahan Borneo Paradiso pada Senin sore (27/7/2020).
Bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut diketahui bernama Revan Najril Ilham. Warga Jl. Mukmin Faisyal Gang Argo Puro, RT. 48 N0. 23 Kelurahan Sepinggan Baru Kecamatan Balikpapan Selatan.
Menurut Kasi OPS dan Siaga Basarnas Kaltimra Octavianto, sebelumnya bocah tersebut dilaporkan tenggelam sekira pukul 17:00 WITA setelah berenang bersama 7 orang teman-temannya di Bendali V tidak jauh dari kawasan perumahan Borneo Paradiso.
Lantaran melihat temannya itu lama tidak muncul di permukaan air, teman-teman korban akhirnya melaporkan hal itu kepada masyarakat di sekitar lokasi untuk dilakukan upaya pertolongan.
Warga sekitar kemudian menghubungi pihak Basarnas untuk melakukan upaya pencarian korban.
Setelah kurang lebih satu jam lamanya dilakukan upaya pencarian oleh tim Basarnas Balikpapan dibantu oleh warga sekitar, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. "Informasi pada pukul 17:00 mereka berenang. Sempat dilarang security namun mereka kucing-kucingan masuk di Bendali V kemudian berenang dan informasi ternyata korban itu tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam, Kondisi korban ditemukan sudah meninggal dunia dan ketujuh orang rekannya sedang diperiksa oleh pihak berwajib," katanya Senin malam (27/7/2020). Lebih lanjut Oktavianto menuturkan bahwa sebelumnya ke-7 bocah tersebut sempat dilarang oleh security untuk berenang di kawasan bendali V tersebut. Namun para bocah tersebut justru nekat memanfaatkan kelengahan petugas kemudian masuk dan berenang dikawasan bendali yang terletak di jalan Mulawarman itu. Meski sempat dilakukan upaya pertolongan medis di rumah sakit AURI Balikpapan, namun nyawa korban tak dapat diselamatkan. "Tim Basarnas dibantu warga mencoba memberikan CPR namun hingga bantuan datang korban belum sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan sudah meninggal dunia," pungkasnya. (*)
Setelah kurang lebih satu jam lamanya dilakukan upaya pencarian oleh tim Basarnas Balikpapan dibantu oleh warga sekitar, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. "Informasi pada pukul 17:00 mereka berenang. Sempat dilarang security namun mereka kucing-kucingan masuk di Bendali V kemudian berenang dan informasi ternyata korban itu tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam, Kondisi korban ditemukan sudah meninggal dunia dan ketujuh orang rekannya sedang diperiksa oleh pihak berwajib," katanya Senin malam (27/7/2020). Lebih lanjut Oktavianto menuturkan bahwa sebelumnya ke-7 bocah tersebut sempat dilarang oleh security untuk berenang di kawasan bendali V tersebut. Namun para bocah tersebut justru nekat memanfaatkan kelengahan petugas kemudian masuk dan berenang dikawasan bendali yang terletak di jalan Mulawarman itu. Meski sempat dilakukan upaya pertolongan medis di rumah sakit AURI Balikpapan, namun nyawa korban tak dapat diselamatkan. "Tim Basarnas dibantu warga mencoba memberikan CPR namun hingga bantuan datang korban belum sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan sudah meninggal dunia," pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar