Sementara itu, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menilai kerja sama antara perguruan tinggi dan Otorita IKN merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi akademik terhadap pembangunan nasional.
“Ruang lingkup kerja sama ini akan mempertemukan dunia akademik dengan pembangunan nasional melalui berbagai solusi berbasis riset dan inovasi,” katanya.
Hal senada disampaikan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang besar bagi perguruan tinggi untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih luas di IKN.
“Ke depan akan terbangun kolaborasi yang kuat antara IKN dan perguruan tinggi dalam bidang riset, pendidikan, praktik kerja lapangan atau magang, serta pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung Nusantara sebagai pusat peradaban bangsa di masa depan,” ujarnya.

Kerja sama ini juga sejalan dengan Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 4 Tahun 2026 tentang Peta Jalan Pendidikan Ibu Kota Nusantara 2025–2045.
Dalam regulasi tersebut, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), guna mendorong inovasi, meningkatkan daya saing nasional, serta mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Otorita IKN berharap Nusantara dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran, riset, dan inovasi yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar