Berita Nasional

Dony Oskaria dan Menteri PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

lihat foto
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. FOTO : ANTARA/HO-BP BUMN
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. FOTO : ANTARA/HO-BP BUMN

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Dony menegaskan bahwa sinergi BP BUMN, Danantara Indonesia, dan Kementerian PU menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang inklusif, merata, dan mudah dijangkau hingga ke daerah terpencil.

"Sinergi antara BP BUMN, Danantara, dan Kementerian PU menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang inklusif, merata, dan dapat diakses masyarakat di seluruh pelosok negeri," ujar Dony di Jakarta, Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, Dony dan Dody membahas percepatan penyelesaian proyek Sekolah Rakyat, penguatan koordinasi dengan BUMN Karya, dukungan aspek legal dan kelembagaan, serta langkah strategis untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai standar.

Dony menilai pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

"Pemerintah harus memastikan anak-anak Indonesia di mana pun berada memperoleh pendidikan berkualitas. Karena itu, pembangunan infrastruktur yang kokoh menjadi langkah awal yang sangat penting," kata Dony.

Sementara itu, Dody Hanggodo memastikan Kementerian PU siap mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat agar berjalan efektif dan sesuai target.

Menurut Dody, Kementerian PU terus memperhatikan berbagai aspek teknis, mulai dari desain bangunan yang ramah anak dan tahan gempa hingga penyediaan utilitas yang memadai.

"Pembangunan Sekolah Rakyat harus memperhatikan aspek teknis di lapangan, mulai dari desain bangunan yang ramah anak dan tahan gempa hingga akses utilitas yang memadai. Kami menargetkan proyek ini segera memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Dody.

Pemerintah menjadikan Sekolah Rakyat sebagai program prioritas untuk menyediakan layanan pendidikan gratis dan berkualitas bagi keluarga prasejahtera. Melalui kolaborasi BP BUMN, Danantara Indonesia, dan Kementerian PU, pemerintah menargetkan program ini menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar