Pemkot Samarinda

Dishub Samarinda Siapkan Car Free Day di Citra Niaga, Berikut Rencananya

lihat foto
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Citra Niaga. 

Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Agustus 2026 dan saat ini tengah memasuki tahap penyusunan teknis di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan, rencana tersebut telah menjadi bagian dari agenda pemerintah kota.

Menurutnya, pelaksanaan CFD di Citra Niaga juga mendapat respons positif dari para pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“Pelaksanaan Car Free Day di Citra Niaga telah menjadi bagian dari program pemerintah kota. Kami juga telah berkoordinasi dengan para pelaku usaha di kawasan tersebut dan mereka menyatakan dukungannya terhadap rencana ini,” ujar Manalu, pada Jumat (29/5/2026).

Meski telah mendapat dukungan, Dishub masih melakukan pemetaan kebutuhan personel sebelum pelaksanaan diberlakukan. Hal itu dilakukan agar kegiatan di titik baru tidak mengurangi pengawasan di lokasi lain yang saat ini telah lebih dahulu rutin digunakan untuk CFD maupun Car Free Night (CFN).

Manalu menjelaskan, personel Dishub saat ini masih tersebar di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Samarinda, termasuk di Jalan KH Fakhruddin atau eks Jalan Anggi yang juga membutuhkan penempatan petugas dalam jumlah cukup besar.


“Petugas kami saat ini masih terbagi di beberapa lokasi, baik untuk kegiatan Car Free Day, Car Free Night, maupun pengawasan di sejumlah ruas jalan lainnya. Karena itu kami perlu menghitung kembali kesiapan personel sebelum pelaksanaan di Citra Niaga dimulai,” katanya.

Ia menegaskan, jika jumlah personel dinilai mencukupi, pelaksanaan CFD di kawasan tersebut akan segera direalisasikan sesuai target yang telah ditentukan.

“Apabila hasil perhitungan menunjukkan ketersediaan sumber daya manusia memadai, maka pelaksanaannya akan segera kami laksanakan,” lanjutnya.

Dalam konsep yang tengah disiapkan, kawasan Citra Niaga akan bebas dari kendaraan bermotor setiap Minggu pagi. Selama kegiatan berlangsung, akses kendaraan akan dibatasi untuk memberi ruang bagi masyarakat berolahraga, berjalan kaki, maupun menikmati aktivitas kuliner di area tersebut.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dishub juga menyiapkan sejumlah lokasi parkir alternatif bagi pengunjung dan pelaku usaha. Beberapa titik yang direncanakan menjadi kantong parkir antara lain area Plaza 21, Decafe, hingga kawasan belakang Hotel Mercure yang terhubung langsung ke Jalan Dermaga.

Tak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, Pemkot Samarinda juga ingin menghadirkan konsep CFD yang lebih ramah lingkungan di Citra Niaga. Salah satu upaya yang disiapkan yakni pembatasan penggunaan kantong plastik selama kegiatan berlangsung.

Masyarakat yang datang untuk berolahraga maupun menikmati kuliner nantinya diimbau membawa tas belanja sendiri sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik di ruang publik. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar