Pemkot Balikpapan

DKP3 Balikpapan Pastikan Daging Kurban Aman, Temuan Cacing Hati Hanya di Dua Lokasi

lihat foto
Kepala Bidang Kehewanan dan Peternakan DKP3 Balikpapan, Mohamad Bisri. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala Bidang Kehewanan dan Peternakan DKP3 Balikpapan, Mohamad Bisri. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Namun, kondisi tersebut dinilai masih aman selama bagian hati yang terinfeksi dibuang dan tidak dikonsumsi.

“Cacing hati itu sebenarnya tidak terlalu masalah. Bagian hati yang ada cacingnya cukup dibuang atau dicungkil, sedangkan daging lainnya tetap aman untuk dibagikan dan dikonsumsi,” katanya.

Bisri menegaskan, hingga saat ini belum ditemukan penyakit serius yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat melalui konsumsi daging kurban.

Meski demikian, DKP3 tetap mewaspadai sejumlah penyakit hewan menular seperti Lumpy Skin Disease (LSD) dan brucellosis yang dalam kondisi tertentu dapat memengaruhi kelayakan konsumsi daging maupun organ hewan.

“Kalau misalnya ada LSD yang sangat parah hingga memengaruhi daging, biasanya daging itu tidak layak dikonsumsi. Begitu juga kalau ada brucellosis, terutama organ reproduksinya harus diawasi ketat,” tegasnya.

DKP3 mencatat, jumlah lokasi pemotongan hewan kurban di Balikpapan setiap tahun berkisar 450 titik. Pada Iduladha tahun lalu tercatat sebanyak 486 lokasi penyembelihan.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan terus dilakukan hingga tiga hari ke depan atau sampai Sabtu, mengikuti jadwal pemotongan yang masih berlangsung di sejumlah masjid, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

“Tahun ini kemungkinan jumlah lokasinya hampir sama, nanti akan terlihat setelah semua laporan masuk,” pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar