“Kementerian Perdagangan juga memonitor kondisi pasar-pasar tradisional di daerah. Mereka menyarankan sebisa mungkin pasar tidak lebih dari dua lantai, bahkan idealnya satu lantai agar aktivitas perdagangan lebih optimal,” jelasnya.
Meski demikian, untuk pasar yang sudah terbangun bertingkat, pemerintah daerah diminta tetap melakukan koordinasi dan penataan, agar aktivitas perdagangan tetap berjalan baik dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Bagus menilai sejumlah masukan dari Kementerian Perdagangan menjadi poin penting yang akan dibawa dan diterapkan dalam pengembangan pasar tradisional di Balikpapan.
Dalam audiensi itu, Pemkot Balikpapan juga menyampaikan perkembangan penanganan inflasi daerah.
Hasilnya, Kota Balikpapan mendapat apresiasi positif dari Kementerian Perdagangan karena dinilai mampu menjaga stabilitas inflasi tetap terkendali.

“Balikpapan mendapat apresiasi karena inflasi daerah masih terjaga di bawah rata-rata provinsi maupun nasional,” katanya.
Pemerintah Kota Balikpapan memastikan siap menindaklanjuti berbagai saran dan rekomendasi yang diberikan Kementerian Perdagangan, demi mendukung pembangunan pasar yang lebih modern, nyaman, dan berpihak kepada masyarakat serta pelaku usaha kecil. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar