Rahmad menjelaskan, keberadaan CCTV nantinya tidak hanya berfungsi memantau situasi keamanan, tetapi juga membantu aparat dalam mendeteksi serta mengungkap tindak kriminal secara lebih cepat dan akurat.
“Ini untuk mendeteksi setiap kejadian dan menjadi bukti jika diperlukan. Jadi bukan untuk hal lain, ini kepentingan kita bersama,” tegasnya.
Sebagai bentuk penerapan awal, sistem pengawasan berbasis kamera sebenarnya telah digunakan di sejumlah sekolah di Balikpapan dan dinilai efektif membantu pemantauan aktivitas di lingkungan pendidikan.
Selain penguatan pengawasan, Rahmad juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari, termasuk menghindari bepergian sendirian apabila tidak ada keperluan mendesak.
“Kalau tidak ada keperluan penting, sebaiknya tidak keluar rumah larut malam,” ujarnya.
Pemkot Balikpapan berharap perluasan sistem keamanan terpadu berbasis teknologi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Meski demikian, Rahmad menegaskan keamanan kota tidak hanya bergantung pada teknologi semata, melainkan juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar