Bagus menilai persoalan kebersihan saat Iduladha kerap dianggap hal biasa sehingga penanganannya sering dilakukan terburu-buru. Padahal, menurut dia, pengawasan dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan agar kegiatan kurban tetap tertib dan ramah lingkungan.
Ia berharap para ketua RT, lurah, hingga warga sekitar ikut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan masing-masing.
“Ini memang hal yang biasa, tapi kadang-kadang maunya cepat. Mudah-mudahan RT dan lurah bisa memantau juga, termasuk masyarakat ikut mengawasi. Jangan sampai ini dianggap biasa,” tegasnya.
Tak hanya soal penyembelihan kurban, Wakil Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan area pelaksanaan Salat Iduladha, terutama di lapangan terbuka.
Sampah seperti koran atau alas salat diminta dikumpulkan kembali setelah digunakan agar tidak meninggalkan tumpukan sampah baru.
“Saat salat Iduladha di lapangan, kertas koran dan sebagainya dikumpulkan. Jangan menimbulkan sampah baru,” pesannya.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan lancar, tertib, dan tetap memperhatikan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup sehat di tengah masyarakat. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar