Ia menilai perusahaan penyedia layanan perlu melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang selama ini sering mengalami penurunan tekanan air maupun gangguan suplai.
Dengan langkah evaluasi yang tepat, perbaikan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal.
Selain meminta evaluasi, Helmi juga mendorong adanya peningkatan infrastruktur jaringan perpipaan di sejumlah kawasan yang dinilai masih membutuhkan perhatian.
Menurutnya, pembenahan jaringan distribusi menjadi langkah penting agar pelayanan air bersih dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
“Peningkatan jaringan pipa dan pemeliharaan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih maksimal tanpa mengalami gangguan distribusi dalam waktu berkepanjangan,” katanya.
Ia berharap perusahaan layanan air bersih dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kualitas distribusi, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi dengan baik dan stabil di seluruh wilayah Kota Samarinda. (*/advdprdsamarinda)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar