DPRD Kota Samarinda

Distribusi Air Bersih Belum Stabil, DPRD Samarinda Minta Penanganan Cepat

lihat foto
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Keluhan terkait distribusi air bersih kembali disampaikan warga yang berada di sejumlah kawasan pinggiran Kota Samarinda

Dalam beberapa waktu terakhir, pasokan air disebut sering mengalami gangguan sehingga aktivitas masyarakat sehari-hari ikut terdampak, terutama pada jam-jam tertentu ketika aliran air tidak berjalan normal.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. Ia meminta perusahaan layanan air bersih segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap wilayah-wilayah yang kerap mengalami kendala distribusi agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

Menurut Helmi, kebutuhan air bersih merupakan salah satu layanan dasar yang memiliki peran penting bagi masyarakat. 

Karena itu, gangguan distribusi yang berlangsung dalam waktu lama dinilai dapat memengaruhi berbagai aktivitas warga, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kegiatan ekonomi kecil di lingkungan permukiman.

“Distribusi air bersih harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan utama masyarakat. Apabila gangguan terjadi terlalu lama, maka aktivitas warga tentu akan ikut terganggu dan hal itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya. pada Kamis (20/5/2026).


Ia menilai perusahaan penyedia layanan perlu melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang selama ini sering mengalami penurunan tekanan air maupun gangguan suplai. 

Dengan langkah evaluasi yang tepat, perbaikan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal.

Selain meminta evaluasi, Helmi juga mendorong adanya peningkatan infrastruktur jaringan perpipaan di sejumlah kawasan yang dinilai masih membutuhkan perhatian. 

Menurutnya, pembenahan jaringan distribusi menjadi langkah penting agar pelayanan air bersih dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

“Peningkatan jaringan pipa dan pemeliharaan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih maksimal tanpa mengalami gangguan distribusi dalam waktu berkepanjangan,” katanya.

Ia berharap perusahaan layanan air bersih dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kualitas distribusi, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi dengan baik dan stabil di seluruh wilayah Kota Samarinda. (*/advdprdsamarinda)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar