Berita Balikpapan Terkini

Perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes Dimulai, Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

lihat foto
Rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan, menyusul dimulainya proyek pekerjaan jalan nasional yang diperkirakan berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di jalur alternatif yang akan digunakan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.

Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Patturahman, mengatakan proyek tersebut berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), mulai dari pelaksanaan hingga pengawasan pekerjaan.

“Proyek perbaikan jalan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, berdasarkan hasil koordinasi,” kata Fadli kepada media, pada Selasa (19/5/2026).

lihat foto
Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Patturahman. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Patturahman. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Sebelum pekerjaan dimulai, Dishub bersama sejumlah pemangku kepentingan telah menggelar rapat koordinasi, untuk menyusun pola pengalihan arus kendaraan.

Dalam rekayasa yang diterapkan, kendaraan dari kawasan BJBJ menuju Ruhui Rahayu akan diarahkan melalui Jalan Punai.

Sementara arus kendaraan dari arah sebaliknya, yakni Ruhui Rahayu menuju BJBJ, dialihkan melewati kawasan Perumahan Vila Damai.


Dishub juga memastikan akses di kawasan Perumahan Vila Damai dibuka selama 24 jam setelah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan. “Jalur di Perumahan Vila Damai akan dibuka sebagai alternatif menuju BJBJ,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dishub turut mengubah pola arus di Jalan Punai yang sebelumnya masih diberlakukan dua arah. Menurut Fadli, kondisi tersebut dinilai rawan memicu kecelakaan lalu lintas, terutama dengan meningkatnya volume kendaraan akibat pengalihan arus.

Oleh karena itu, mulai malam ini salah satu sisi jalan akan ditutup menggunakan water barrier sehingga arus kendaraan di Jalan Punai hanya berlaku satu arah.

Jalur tersebut diperuntukkan bagi kendaraan dari BJBJ menuju Jalan Syarifuddin Yoes dan turun ke arah Ruhui Rahayu melalui Jalan Punai.

“Dari Ruhui Rahayu menuju BJBJ akan melewati Perumahan Vila Damai,” jelasnya.

lihat foto
Rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Sementara itu, kendaraan bertonase besar dengan Jumlah Berat Bruto (JBB) di atas enam ton disarankan melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MT Haryono yang dinilai memiliki kapasitas lebih memadai sebagai jalur arteri.

Meski demikian, Dishub memastikan jam operasional kendaraan berat tetap diberlakukan seperti biasa, yakni mulai pukul 22.00 hingga 05.00 Wita. “Jam operasional kendaraan bertonase besar tetap berlaku normal,” tegas Fadli. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar