“Alhamdulillah, Kalimantan Timur mendapatkan berkah luar biasa. Kita tahu akan ada produksi besar di wilayah ini dan cadangan migas kita masih sangat besar,” katanya.
Namun, warisan terbesar Azhari Idris tidak hanya pada sektor industri, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia lokal.
Selama tiga tahun berturut-turut, SKK Migas bersama pemerintah daerah dan perusahaan migas mengirim putra-putri Kalimantan Timur, khususnya dari Kutai Kartanegara, mengikuti pelatihan pengelasan industri di Batam.
Program itu menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera dan seluruh peserta disebut berhasil direkrut industri manufaktur nasional. Bahkan, dua peserta asal Kutai Kartanegara diterima bekerja di perusahaan manufaktur di Singapura.
“Tidak ada lagi alasan putra daerah tidak mampu. Yang penting mereka diberi kesempatan,” tegasnya.
Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga bulan dengan sistem asrama dan pendidikan khusus. Bahkan sebelum lulus, sejumlah perusahaan telah datang untuk merekrut peserta.
Azhari Idris mengungkapkan biaya pendidikan untuk satu peserta mencapai sekitar Rp300 juta. Meski besar, ia menilai investasi itu sangat penting demi menciptakan generasi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
“Mereka diharapkan menjadi pionir dalam keluarganya dan membantu kehidupan ekonomi keluarganya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak media dan masyarakat untuk terus menjaga iklim positif industri migas di Kalimantan Timur karena sektor tersebut masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Usai menyelesaikan masa tugasnya, Azhari Idris akan kembali ke Jakarta untuk menuntaskan tugas akhir di SKK Migas. Posisinya akan digantikan oleh Haryanto Sapri yang sebelumnya bertugas di Sumatera dan Maluku.
Azhari Idris optimistis penggantinya mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang telah dirintis selama ini. “Kita terima beliau dengan baik sebagai bagian dari masyarakat di sini. Saya yakin beliau bisa berbuat lebih baik lagi untuk daerah ini,” ujarnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar