Berita Kukar Terkini

Perputaran Uang di Pasar Kukar Melemah, Disperindag Akui Daya Beli Warga Turun

lihat foto
Pasar Gerbang Raja Mangkurawang, Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Pasar Gerbang Raja Mangkurawang, Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Aktivitas jual beli di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belakangan mengalami penurunan. 

Kondisi tersebut terlihat dari melemahnya transaksi harian pedagang yang dinilai belum kembali stabil.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, turunnya daya beli masyarakat dipengaruhi kondisi ekonomi makro yang berdampak hingga ke daerah.

“Kenaikan mata uang Dollar ini memberikan pengaruh terhadap komoditas di Indonesia, seperti plastik, BBM, penjualan hingga inflasi kita,” terangnya, pada Jumat (15/5/2026). 

Menurut Sayid, kenaikan sejumlah kebutuhan membuat masyarakat lebih menahan pengeluaran sehingga aktivitas belanja di pasar tradisional ikut terdampak. 

Dari hasil pemantauan Disperindag Kukar, perputaran ekonomi di pasar saat ini hanya berkisar Rp50 juta hingga Rp90 juta per hari.

Ia juga menilai angka tersebut masih cukup rendah jika dibandingkan dengan jumlah pedagang yang berjualan di pasar tradisional Kukar yang mencapai ratusan orang setiap harinya.

“Kondisi ini tentu menjadi perhatian kami, karena pasar tradisional juga menjadi penopang ekonomi masyarakat kecil,” ujarnya.

Disperindag Kukar pun terus menyiapkan berbagai langkah agar aktivitas pasar kembali ramai. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengajak aparatur pemerintah untuk lebih aktif berbelanja di pasar tradisional sekitar.

“Kami terus berupaya untuk meramaikan seluruh pasar di Kukar. Karena ini sudah menjadi peran kami,” tutup Sayid. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar