Berita Balikpapan Terkini

Perjuangan Warga Teritip Berakhir, Bedah Rumah Akhirnya Terjawab

lihat foto
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di RT 30, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di RT 30, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Di balik program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), tersimpan kisah panjang warga yang akhirnya merasakan hadirnya negara setelah bertahun-tahun menunggu. 

Di RT 30, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, bantuan ini bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi jawaban atas penantian yang tak singkat.

Ketua RT 30, Katirin, mengungkapkan bahwa proses penentuan penerima dilakukan melalui pendataan langsung di lingkungan warga. Ia memastikan bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Kami mendata warga yang betul-betul tidak mampu. Alhamdulillah ada beberapa yang disetujui. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran,” ujarnya, saat ditemui usai kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Selasa (5/5/2026).

lihat foto
Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Arbainah. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Arbainah. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Salah satu penerima manfaat, Arbainah, menjadi contoh nyata. Selama lebih dari lima tahun, ia tinggal seorang diri di rumah yang kondisinya tidak layak huni. Putrinya, Junaida, mengatakan bahwa rumah tersebut sebenarnya sudah beberapa kali diajukan untuk bantuan, namun baru kali ini terealisasi.

“Sudah sering diajukan, tapi mungkin baru sekarang rezekinya,” kata Junaida.

Renovasi rumah dijadwalkan mulai 15 Mei 2026 hingga 15 Agustus 2026. Selama proses perbaikan, Arbainah akan tinggal sementara bersama anaknya. Ia juga menjelaskan bahwa proses administrasi mengharuskan adanya surat pernyataan kepemilikan rumah untuk menghindari potensi sengketa di kemudian hari.


Bagi keluarga ini, bantuan BSPS terasa sangat berarti. Rasa haru pun tak terbendung saat mengetahui rumah mereka akan diperbaiki.

“Kami sangat bersyukur, senang, dan bangga, apalagi sampai dikunjungi langsung oleh menteri,” ungkapnya.

Kisah serupa datang dari Nur, warga RT 30 lainnya yang juga menerima bantuan. Ia telah enam tahun tinggal di rumah tersebut bersama suami dan satu anak.

“Terima kasih banyak, saya senang rumah saya akan diperbaiki,” ujarnya.

Nur menceritakan, kondisi ekonomi keluarganya tidak stabil. Suaminya bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu—kadang hanya Rp30 ribu per hari, bahkan sering tidak mendapat pemasukan.

Program BSPS di kawasan ini memperlihatkan bahwa peran aktif lingkungan terkecil, seperti RT, menjadi kunci dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

lihat foto
Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Nur. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Nur. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Dari pendataan sederhana hingga proses verifikasi, kolaborasi warga dan pemerintah membuka jalan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan untuk akhirnya mendapatkan hunian yang layak.

Bagi warga Teritip, program ini bukan sekadar renovasi rumah, melainkan simbol bahwa harapan yang lama tertunda akhirnya bisa terwujud. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar