Tanpa itu, proyek berisiko menimbulkan persoalan keuangan di kemudian hari.
Di sisi lain, kebutuhan pembangunan infrastruktur tetap mendesak. Sejumlah ruas jalan yang memerlukan penanganan harus menunggu kepastian administrasi.
Hingga saat ini, hanya beberapa kegiatan yang sudah berjalan. Di antaranya pemeliharaan rutin jalan serta peningkatan dan preservasi di kawasan Kota Bangun dan sekitarnya.
“Itu pun masih terbatas. Selebihnya masih menunggu DPA,” katanya.
Kondisi ini membuat laju pembangunan belum sepenuhnya optimal. Jika DPA tak kunjung terbit, potensi keterlambatan proyek bisa semakin melebar.
Linda berharap proses administrasi tersebut segera dituntaskan agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai dan kebutuhan masyarakat tidak terus tertunda. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar