Tercatat, layanan internasional melayani 482 pergerakan pesawat dengan jumlah penumpang internasional mencapai 31.984 orang. Puncak penumpang internasional sendiri terjadi pada Januari dengan 12.061 orang.
Di sisi logistik, Bandara SAMS Sepinggan juga memperlihatkan peran strategisnya sebagai gerbang distribusi barang di Kalimantan. Total volume kargo selama periode tersebut mencapai 12.650.429 kilogram.
“Kargo domestik menjadi penopang utama dengan lebih dari 11,8 juta kilogram, sementara kargo internasional mencapai 763 ribu kilogram,” jelas Iwan.
Ia menambahkan, capaian tersebut menegaskan posisi Bandara SAMS Sepinggan tidak hanya sebagai simpul transportasi udara penumpang, tetapi juga sebagai pusat distribusi logistik penting, termasuk dalam mendukung mobilitas barang menuju kawasan strategis seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) dan wilayah sekitarnya.
Dengan capaian tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia memastikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara.
Stabilnya kinerja di awal tahun ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor transportasi udara di Kalimantan Timur, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. (*)

Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar