BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pilar sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar, manajemen PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyalurkan paket bantuan keagamaan kepada masyarakat dan sejumlah panti asuhan di wilayah operasional bandara.
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp89.202.500.
Program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui inisiatif “InJourney Airports Berbagi”, yang bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat, sekaligus meningkatkan asupan gizi menjelang momentum hari besar keagamaan.
General Manager Bandara Internasional (SAMS) Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja bandara.
“Melalui program TJSL InJourney Airports Berbagi, manajemen menyerahkan sejumlah paket bantuan keagamaan kepada masyarakat di sekitar wilayah kerja bandara dan panti asuhan. Ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen berkelanjutan kami untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, merajut ukhuwah, serta memastikan kehadiran bandara memberikan dampak positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga sekitar,” ujar Iwan, melalui siaran pers, pada Sabtu (30/5/2026).
Bantuan difokuskan kepada kelompok masyarakat rentan, keluarga prasejahtera yang tinggal di kawasan penyangga operasional bandara, serta anak-anak yatim piatu di sejumlah panti asuhan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran manajemen bandara, guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, efektif, dan transparan.
Menurut Iwan, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui pemberian bantuan keagamaan berupa protein hewani dan kebutuhan esensial lainnya, kami berharap dapat memberikan sokongan moril maupun materiil bagi para penerima manfaat,” katanya.
Manajemen Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menegaskan akan terus menjalankan program TJSL secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
Program ini juga menjadi bukti bahwa bandara tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi udara, tetapi turut hadir sebagai mitra pembangunan sosial yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar