BorneoFlash.com, KUKAR - Rencana penguatan anggaran di tingkat rukun tetangga (RT) melalui program “RT-KU Terbaik” dalam RPJMD Kutai Kartanegara (Kukar) 2025–2030 masih dalam tahap pembahasan.
Di tengah proses tersebut, DPRD Kukar menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam merancang mekanisme pelaksanaan agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Anggota DPRD Kukar, Eko Wulandanu, menyebut pembahasan yang sedang berjalan tidak hanya berbicara soal besaran anggaran, tetapi juga menyangkut kesiapan sistem pengelolaan di tingkat RT.
“Yang kita bahas sekarang bukan sekadar angkanya, tapi bagaimana mekanismenya nanti bisa dijalankan dengan baik oleh RT,” ucap Eko, pada Senin (13/4/2026).
Ia menilai, program yang menyentuh langsung masyarakat memang perlu didukung, namun harus disertai perangkat aturan yang jelas sejak awal. Tanpa itu, potensi kendala di tingkat pelaksana dinilai cukup besar.
“Jangan sampai programnya bagus di atas, tapi membingungkan di bawah. Ini yang sedang kita antisipasi,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan peran RT sebagai ujung tombak pembangunan memang penting, tetapi perlu disesuaikan dengan kemampuan pengelolaan yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Setiap RT punya kondisi yang berbeda. Jadi pendekatannya juga harus disiapkan dengan matang,” katanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar