Menurutnya, PLN tidak hanya memastikan pasokan listrik tetap stabil, tetapi juga aktif melakukan pengecekan instalasi dan pemantauan selama masa siaga.
“Dukungan PLN sangat terasa, mulai dari kesiapan personel hingga pemantauan berkelanjutan. Ini memberikan rasa aman dalam operasional pelabuhan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menjelaskan capaian ini merupakan hasil dari kesiapan menyeluruh selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri.
PLN mengoptimalkan sistem kelistrikan melalui penguatan jaringan, kesiapan petugas siaga 24 jam, serta pengawasan berlapis pada objek vital.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga keandalan listrik pada momen krusial tersebut.
“Apresiasi dari sektor transportasi menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan keandalan listrik tetap terjaga,” tuturnya.
Ke depan, PLN berkomitmen memperkuat sistem kelistrikan guna mendukung aktivitas masyarakat, termasuk sektor transportasi dan objek vital nasional di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Keandalan listrik selama Lebaran ini menjadi indikator penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan PLN, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi pada periode-periode strategis. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar