Setelah tahap pemasangan peralatan selesai, proyek akan memasuki fase wiring dan pengujian menyeluruh sebelum dilakukan energize atau penyambungan aliran listrik.
Keberhasilan proyek ini juga didukung sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat yang turut menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa pengembangan GI Grogot merupakan bagian dari strategi besar PLN dalam memperkuat ketahanan energi di Kalimantan.
“Proyek ini menjadi langkah strategis untuk memastikan sistem kelistrikan memiliki fleksibilitas tinggi. Dengan jaringan yang semakin kuat, pasokan listrik diharapkan mampu mendukung pertumbuhan industri dan investasi di Kalimantan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur kelistrikan yang terintegrasi menjadi kunci dalam menekan potensi gangguan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari transformasi PLN, proyek ini diharapkan mampu menghadirkan sistem energi yang lebih modern, andal, dan berkelanjutan di masa depan.
Dengan target penyelesaian yang terus dikebut, Extension 2 Line Bay GI Grogot diharapkan segera beroperasi dan memberikan dampak nyata dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di Kabupaten Paser dan wilayah sekitarnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar