Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan UMKM serta penyajian tarian kolosal Jepen dan Hudoq sebagai pengenalan kearifan lokal.
Dalam arahannya, Raffi Ahmad mengajak generasi muda untuk memahami makna perjuangan dan pentingnya proses. "Di era media sosial, mental tangguh menjadi kunci utama kesuksesan," ujarnya.
Menurutnya, "Kolaborasi dengan TNI mengajarkan nilai kebersamaan bahwa keberhasilan tidak dibangun oleh individu semata, melainkan oleh tim yang solid."
Ia juga mengajak generasi muda menjadikan kedisiplinan TNI dan kreativitas seni sebagai kekuatan dalam menjaga nasionalisme serta melestarikan budaya, terlebih dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini menjadi sorotan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada pemuda inspiratif, di antaranya:
1. Agung Widiyanto (Universitas Mulia) – Best Delegate International Youth Excursion, Malaysia
2. Kimberly Wijaya (SMP KPS) – Gold Medalist Wallaby Level Internasional
3. Igor Partogi Sitorus (SMP KPS) – Juara 1 Vokal Pop, Thailand
4. Mutia Awaliyah & Maulita Salsabila (SMAN 3 Tenggarong) – Juara 2 Karya Ilmiah Kimia Nasional
5. Muhammad Hafiy Al-Aswa (SMAN 2 Tenggarong) – Duta Siswa Nasional 2025
Menutup kegiatan, Pangdam menegaskan, "Seni bukan sekadar ekspresi, tetapi juga sarana pemersatu bangsa. Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan pelaku seni mampu menciptakan ruang kreatif yang berdampak luas, serta melahirkan generasi muda berkarakter, berprestasi, dan tetap berpegang pada nilai budaya serta kebangsaan." tutup Pangdam. (*/Pendam VI/Mlw)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar