BorneoFlash.com, KUKAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembayaran hak tenaga kesehatan (nakes) yang sempat menjadi perhatian tengah diproses untuk segera direalisasikan.
Saat ini pemerintah daerah masih merampungkan sejumlah tahapan administrasi sebelum pencairan dilakukan.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri mengatakan, meskipun proses administrasi masih berjalan, ketersediaan anggaran untuk pembayaran tersebut telah dipastikan.
“On proses ya, karena ini harus kita rapikan administrasinya dulu. Tadi kita pastikan uangnya juga sudah ada,” ungkapnya, pada Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan, pemenuhan hak tenaga kesehatan menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan para tenaga kesehatan yang telah menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mempercepat realisasi pembayaran, pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian skema pencairan.
Jika sebelumnya pembayaran direncanakan mengikuti mekanisme enam bulanan, pemerintah memutuskan untuk menyalurkan terlebih dahulu hak selama tiga bulan masa kerja.
“Karena salah satu prinsip yang kita pegang itu bayarlah keringat orang sebelum keringat tersebut mengering. Jadi kita berusaha menyesuaikan. Awalnya secara regulasi ini dibayar enam bulan, tapi saya bilang bayarkan saja tiga bulan dulu. Orang kan baru bekerja tiga bulan,” kata Aulia.
Menurutnya, percepatan pembayaran tersebut juga menjadi salah satu dasar kebijakan pemerintah daerah dalam mengambil langkah pembiayaan melalui Bank Kaltimtara. Kebijakan itu diambil agar kewajiban kepada masyarakat tetap dapat dipenuhi.
“Dasar kita adalah kita ingin masyarakat merasakan semua kebahagiaan,” bebernya.
Ia berharap proses administrasi yang sedang berjalan dapat segera selesai sehingga pembayaran kepada tenaga kesehatan dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah daerah juga akan terus memantau proses tersebut agar berjalan sesuai rencana.
“Kita berharap secepatnya. Nanti saya monitor terus itu. Sampaikan saja ke kami kalau sampai sekian waktu ini tidak terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar