Berita Nasional Terkini

BGN Perketat Standar SPPG untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

zoom-inlihat foto
Kepala BGN Dadan Hindayana (depan, kanan) menjabat tangan Presiden Prabowo Subianto pada gelar griya (open house) di Istana Merdeka dalam rangka menyambut Idul Fitri di Jakarta, Sabtu (21/3/2026). FOTO: ANTARA/HO-BGN.
Kepala BGN Dadan Hindayana (depan, kanan) menjabat tangan Presiden Prabowo Subianto pada gelar griya (open house) di Istana Merdeka dalam rangka menyambut Idul Fitri di Jakarta, Sabtu (21/3/2026). FOTO: ANTARA/HO-BGN.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana berkomitmen meningkatkan standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meningkat.

Dadan mengatakan Presiden menyampaikan pesan khusus saat Hari Raya Idul Fitri agar BGN memperbaiki kualitas penyelenggaraan dan layanan SPPG.

Menindaklanjuti arahan tersebut, BGN membentuk satuan khusus untuk memantau proses sertifikasi seluruh SPPG.

Pada tahap awal, BGN memfokuskan pengawasan pada tiga sertifikasi utama, yaitu Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), sertifikat halal, serta Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Ketiga sertifikasi ini menjadi dasar untuk menjamin keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan.

Setelah itu, BGN akan melanjutkan sertifikasi pada aspek kualitas sumber daya manusia SPPG, termasuk koki, penjamah makanan, dan analisis lingkungan.

Selain itu, Dadan menegaskan kelengkapan sertifikasi akan menjadi dasar penentuan klasifikasi atau gradasi SPPG. Sistem ini diharapkan menciptakan standar mutu yang terukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan.

Sambil menunggu pembentukan lembaga akreditasi nasional, BGN akan membentuk tim klasifikasi internal untuk menilai SPPG sekaligus menyiapkan sistem akreditasi yang lebih terstruktur.

Menurut Dadan, langkah ini bertujuan memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal, aman, dan sesuai standar nasional maupun internasional. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar