Erick Thohir Siapkan Dana Pensiun untuk Atlet Berprestasi

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara Ciputra Golfpreneur Award 2026 yang digelar Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) di Jakarta, Kamis (12/3/2026). FOTO : ANTARA/Humas Kemenpora RI/pri.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara Ciputra Golfpreneur Award 2026 yang digelar Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) di Jakarta, Kamis (12/3/2026). FOTO : ANTARA/Humas Kemenpora RI/pri.
banner 300×250

BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjanjikan masa depan atlet Indonesia lebih terjamin melalui program dana pensiun yang sedang disiapkan pemerintah.

 

“Dana pensiun untuk atlet berprestasi saat ini sedang kami eskalasi,” kata Erick dalam acara Ciputra Golfpreneur Award 2026 di Jakarta, Jumat.

 

Erick menegaskan atlet Indonesia tidak hanya menjadi duta bangsa, tetapi juga menunjukkan kegigihan dan semangat juang Indonesia. Prestasi mereka di berbagai ajang internasional turut mengangkat martabat bangsa di mata dunia.

 

Karena itu, pemerintah menyiapkan program dana pensiun sebagai bentuk penghargaan agar atlet tetap menjalani kehidupan yang layak dan sejahtera setelah pensiun dari dunia olahraga.

 

Selain dana pensiun, pemerintah juga memberikan dukungan melalui program beasiswa dan pembinaan atlet. Erick menegaskan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

 

Dalam kesempatan tersebut, Erick mengapresiasi peran Ciputra Golfpreneur Foundation yang aktif membina atlet sekaligus mendorong perkembangan olahraga golf di Indonesia.

 

“CGF konsisten membina dunia golf, mulai dari menyiapkan atlet, melakukan pembinaan, hingga memberikan akses pendidikan yang baik,” ujarnya.

 

Erick juga mengakui Kementerian Pemuda dan Olahraga masih perlu belajar dari program beasiswa CGF. Saat ini, pemerintah menyediakan beasiswa bagi atlet dan pelatih melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

 

Ia juga menyoroti besarnya potensi industri olahraga dan sport tourism di Indonesia. Menurutnya, sektor ini memiliki nilai ekonomi besar sekaligus membuka peluang meningkatkan prestasi atlet.

 

“Industri olahraga kita tumbuh sekitar delapan persen atau bernilai sekitar Rp625 miliar, bahkan lebih cepat dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Erick.

 

Baca Juga :  Pangdam VI/Mulawarman Tinjau UST Tingkat Kompi Yonkav 13/Satya Lembuswana

Ia menegaskan pemerintah perlu berkolaborasi dengan sektor swasta agar ekosistem olahraga dan prestasi atlet berkembang secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Ciputra Golfpreneur Foundation Nararya Ciputra menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mengembangkan olahraga nasional.

 

Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

“Melalui golf, saya berharap dapat melahirkan prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional sekaligus berkontribusi pada perekonomian nasional,” ujarnya. (*

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.