Langkah ini diharapkan mampu menahan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah peningkatan kebutuhan selama Ramadan.
Musazdin memastikan stok beras di gudang Bulog Balikpapan dalam kondisi aman. Saat ini tersedia sekitar 7.700 ton beras yang akan dimanfaatkan untuk program SPHP serta bantuan pangan bagi masyarakat kurang mampu pada Februari–Maret.
“Stok beras di gudang sekitar 7.700 ton. Ini akan kami gunakan untuk stabilisasi harga dan bantuan pangan,” katanya.
Terkait daging beku, Musazdin menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir Bulog tidak lagi mendapat penugasan pengadaan. Terakhir, pada 2022, Bulog mengimpor daging kerbau dari India.
Kini penugasan tersebut dialihkan kepada BUMN pangan lain seperti ID Food dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, sementara Bulog difokuskan pada penyerapan gabah dan beras dalam negeri.
Terkait kosongnya stok minyak goreng Minyakita di beberapa kios, Musazdin menegaskan kondisi tersebut hanya karena pasokan yang belum masuk kembali, bukan kelangkaan menyeluruh.
“Masih tersedia di kios lainnya. Tinggal pasokan yang belum kami masukkan lagi. Ke depan juga akan ada arahan terkait batas maksimal penjualan ke konsumen,” ujarnya.
Bulog memastikan akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan di pasar selama Ramadan hingga Idulfitri, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan stabilitas harga terjaga. (*)






