Respons Kematian Balita, DPRD Kukar Siapkan Langkah Pengawasan Layanan Kesehatan

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
banner 300×250

Menurut Ahmad Yani, pelayanan kesehatan dasar seperti puskesmas harus selalu dalam kondisi siap, terutama untuk penanganan kasus gawat darurat bayi dan anak.

 

Jika ditemukan ketidaksesuaian standar, ia menilai hal tersebut merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditoleransi.

 

“Oleh karena itu tidak boleh lagi terjadi di puskesmas atau di tempat-tempat yang lain,” tandasnya.

 

Sebelumnya, balita tersebut dilaporkan mengalami demam tinggi disertai sesak napas sebelum dibawa ke Puskesmas Batuah.

 

Kondisinya disebut memburuk hingga akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan.

 

DPRD Kukar menegaskan, kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan tingkat pertama di daerah agar memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.