BorneoFlash.com, KUKAR – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan lembaganya akan menyiapkan langkah pengawasan menyusul meninggalnya seorang balita berusia enam bulan di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan adanya ketidaksiapan fasilitas medis dalam penanganan darurat.
Ahmad Yani menyatakan perlu dilakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya kekeliruan dalam sistem pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.
“Kalau memang ada kesalahan dalam sistem, peralatan, atau prosedur, itu harus dibuka secara terang. Perlu diinvestigasi sebenarnya,” ucap Ahmad Yani, pada Jumat (20/2/2026).
Ia juga memastikan DPRD Kukar akan menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta penjelasan resmi dari pihak terkait, termasuk menelusuri penerapan standar operasional prosedur (SOP), kesiapan alat medis, serta mekanisme respons darurat.
“Juga nanti kami DPRD lakukan investigasi terkait dengan kekeliruan atau kesalahan atau penerapan sistem yang ada di sana,” tegasnya.






