Seluruh barang kemudian diamankan dan dikawal ke Kantor Bea Cukai Nunukan untuk pemeriksaan lanjutan.
Hasil pemeriksaan lanjutan menyatakan barang tersebut tidak dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah. Berdasarkan keterangan nahkoda, barang-barang tersebut merupakan titipan dan tidak diketahui secara pasti pemiliknya.
Selanjutnya, barang bukti diserahkan kepada Bea Cukai Nunukan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata soliditas dan sinergi aparat di wilayah perbatasan.
“Kodam VI/Mulawarman berkomitmen untuk terus mendukung aparat penegak hukum dalam mencegah dan menindak segala bentuk penyelundupan maupun aktivitas ilegal lainnya yang dapat merugikan negara. Wilayah perbatasan harus dijaga bersama agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan terpadu di jalur perairan dan pintu-pintu masuk tradisional akan terus diperkuat guna menutup celah masuknya barang ilegal dari luar negeri. Seluruh rangkaian kegiatan penggagalan berjalan aman dan lancar. (*/Pendam VI/Mlw)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar