Pemkot Balikpapan

Belajar dari Pontianak, Pemkot Balikpapan Targetkan Pelayanan Publik Prima

lihat foto
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud memberikan sambutan saat melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Pontianak, pada Jumat (9/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud memberikan sambutan saat melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Pontianak, pada Jumat (9/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kunjungan dipimpin langsung Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud didampingi istri Hj. Nurlena Rahmad Mas'ud dan juga Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo bersama istri Hj. Siti Kotijah.

Dalam kunjungan bersama Pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan difokuskan pada penguatan Indeks Pelayanan Publik (IPP) sesuai dengan Peraturan MenPAN-RB Nomor 4 Tahun 2023.

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Pontianak atas sambutan dan penerimaan yang diberikan.

"Kunjungan ini dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik," jelasnya saat sambutan, pada Jumat (9/1/2026).

Pemkot Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak, pada Jumat (9/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Pemkot Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak, pada Jumat (9/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

Tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk memperoleh informasi serta pembelajaran terkait strategi peningkatan IPP.

Indeks Pelayanan Publik merupakan instrumen penting yang digunakan pemerintah untuk menilai kualitas layanan kepada masyarakat, baik di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus sebagai tolok ukur dalam meningkatkan standar pelayanan sesuai harapan masyarakat.


Saat ini, Pemerintah Kota Balikpapan telah meraih nilai IPP kategori B (Baik). Ke depan, Pemkot Balikpapan menargetkan peningkatan ke kategori A (Pelayanan Prima).

Target tersebut sejalan dengan visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan Tahun 2025–2029, khususnya dalam membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

"Salah satu strategi yang ditempuh adalah melakukan pembelajaran langsung ke daerah yang telah berhasil meraih IPP kategori tinggi," ungkapnya.

Pemerintah Kota Pontianak dipilih sebagai lokasi studi tiru karena telah memperoleh nilai IPP A- (Sangat Baik) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta memiliki karakteristik wilayah yang relatif serupa sebagai kota di Pulau Kalimantan.

Melalui diskusi dan pertukaran pengalaman antara kedua pemerintah daerah, diharapkan dapat diperoleh berbagai inovasi dan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pelayanan publik, baik di Kota Balikpapan maupun Kota Pontianak.

Pemkot Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak, pada Jumat (9/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Pemkot Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak, pada Jumat (9/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan juga mengundang Pemerintah Kota Pontianak, untuk melakukan kunjungan balasan pada waktu mendatang.

Langkah ini diharapkan dapat semakin mempererat silaturahmi serta memperkuat kerja sama antar daerah yang telah terjalin dengan baik selama ini. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar