“Sejak 2019 dan diperkuat Muktamar 2024, PKB tidak lagi menggunakan pemilihan langsung. Calon ketua dipetakan DPP berdasarkan rekam jejak objektif seperti akuntabilitas, kinerja legislatif, dan struktur organisasi,” paparnya.
Meski demikian, peserta Muswil tetap diberi ruang untuk mengusulkan nama tambahan yang akan diseleksi oleh DPP.
Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menyampaikan bahwa Muswil juga menjadi momentum penyegaran organisasi dan penyusunan program nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa PKB menargetkan 11 kursi DPRD Kaltim pada Pemilu 2029. “Target ini memang tidak mudah, tetapi dengan tekad dan ikhtiar yang kuat, kami yakin bisa mencapainya,” katanya.
Syafruddin mencontohkan capaian PKB Balikpapan yang berhasil meningkatkan perolehan kursi dari satu menjadi empat pada pemilu sebelumnya.
“Ini bukti bahwa kerja-kerja politik kami membuahkan hasil. Ke depan kami memperkuat politik kepeloporan, kehadiran, dan keteladanan,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Syafruddin menegaskan bahwa seluruh kader harus siap menjalankan penugasan partai di manapun dibutuhkan. “Kader PKB harus selalu siap dan berhikmat di mana pun. Ini komitmen dasar kami,” pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar