Nurlena menekankan bahwa penurunan angka stunting hanya dapat tercapai jika dilakukan bersama-sama. PKK, posyandu, pemerintah, tenaga kesehatan, RT, hingga masyarakat perlu menyatukan langkah.
“Stunting bukan sekadar angka, tetapi menyangkut masa depan anak-anak kita. Kita ingin mereka tumbuh tinggi, cerdas, sehat, dan mampu bersaing di masa depan," katanya.
Melalui rapat koordinasi ini, Nurlena berharap lahir komitmen baru serta inovasi yang lebih kuat untuk menekan angka stunting secara signifikan pada 2026. “Saya berharap rapat ini memberi kita ide baru dan semangat baru untuk menurunkan angka stunting di Kota Balikpapan,” tutupnya.
Kenaikan angka stunting yang cukup mencolok, Balikpapan kini memasuki fase darurat percepatan.
Program Gebyar Karamunting menjadi salah satu motor penting penguatan edukasi, pendampingan, dan pemantauan di lapangan dan didorong oleh tekad kuat TP PKK, untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam masa tumbuh kembangnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar