BorneoFlash.com, PENAJAM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sejak Oktober 2025. Hingga kini, sekitar 7.000 pelajar telah menerima manfaat dari empat gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi.
Namun, pelaksanaan program ini dinilai belum menjangkau seluruh wilayah. Anggota DPRD PPU, Andi Iskandar Hamala, menekankan perlunya percepatan dan penambahan fasilitas agar layanan MBG dapat dinikmati merata oleh siswa di semua kecamatan.
“Saat ini belum merata, tapi saya kira sedang dipersiapkan dapurnya. Ini bertahap,” ujarnya, pada Jumat (28/11/2025).
Andi menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional tersebut. Ia menyebut, MBG memiliki tujuan penting dalam mendorong tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kemampuan belajar.
“Program ini membangun generasi yang lebih sehat dan cerdas. Makanan bergizi membantu daya pikir anak saat belajar,” ucapnya.
Ia juga berharap perluasan penerima manfaat dilakukan secara cepat dan adil, sehingga tidak memicu kecemburuan antarsiswa di wilayah yang berbeda.

“Kasihan kalau anak-anak di satu wilayah belum dapat, sementara di wilayah lain sudah,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten PPU memastikan program ini terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin baik. Wakil Bupati PPU, Waris Muin, menyampaikan bahwa penyediaan makanan di sekolah saat ini telah berjalan sesuai standar kelayakan.
“Secara umum MBG sudah berjalan bagus. Yang perlu diperhatikan hanya variasi menu dan porsi agar tidak mubazir,” jelasnya. (*/Adv)






