Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan tercapainya Asta Cita Presiden di bidang pertahanan dan keamanan.
Komisi I DPR RI menyimpulkan bahwa Kodam VI/Mulawarman telah menunjukkan upaya nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan pertahanan wilayah, khususnya di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Komisi memberikan apresiasi atas program ketahanan pangan serta berbagai program prioritas pemerintah yang dijalankan Kodam VI/Mlw, dan memastikan bahwa kebutuhan alutsista serta materiil Kodam akan dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja dengan Menhan dan Panglima TNI.
Selain itu, Komisi I juga akan menyampaikan berbagai kendala infrastruktur perbatasan kepada kementerian terkait, serta mengkaji lebih dalam regulasi strategis mengenai Komponen Cadangan, kerjasama TNI–Pemda, dan dukungan terhadap perluasan tugas Babinsa sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan negara.
Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo menyampaikan bahwa RDP Spesifik ini menunjukkan komitmen bersama antara legislatif dan TNI AD dalam memperkuat pertahanan negara.
“Kodam VI/Mulawarman sangat terbantu dengan masukan dan dukungan Komisi I DPR RI. Hal ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja satuan, terutama dalam menghadapi tantangan strategis di wilayah Kaltim dan Kaltara,” tegas Kapendam. (*/Pendam VI/Mlw)






